Mindset Institute adalah lembaga penelitian yang didirikan oleh beberapa individu dengan berbagai latar belakang disiplin keilmuan. Gagasan awalnya muncul dari kesadaran untuk turut serta memajukan penelitian sosial di Indonesia

Kembali ke Tradisi: Tawaran Sukidi

21 detik waktu baca

Penulis: Kamil Alfi Arifin (Peneliti Mindset Institute dan Dosen Universitas Islam Indonesia)

Tawaran Sukidi untuk kembali ke tradisi, sebagaimana disampaikan dan ditegaskannya kembali dalam acara “Studium General: Menimbang Tradisi Sebagai Basis Tajdid Pemikiran Islam di Era Baru” yang diselenggarakan oleh Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (Rabu, 19 Januari 2022), penting untuk kita cermati.

Penekanannya pada tradisi ini sangat menarik karena, pertama, dilontarkan oleh seorang Sukidi yang notabenenya adalah pemikir Muhammadiyah. Kedua, Sukidi sebagai generasi penerus (yang mungkin bahkan melampaui) salah seorang raksasa pemikir pembaharu Islam Indonesia: (alm.) Nurcholish Madjid atau Cak Nur.

silahkan baca lebih lanjut dalam tautan berikut https://geotimes.id/opini/kembali-ke-tradisi-tawaran-sukidi/

Mindset Institute adalah lembaga penelitian yang didirikan oleh beberapa individu dengan berbagai latar belakang disiplin keilmuan. Gagasan awalnya muncul dari kesadaran untuk turut serta memajukan penelitian sosial di Indonesia

Kondisi Toleransi Beragama dan Berkeyakinan Menyongsong Pemilu

Indonesia merupakan negara majemuk dengan tingkat keberagaman agama dan aliran kepercayaan yang cukup tinggi. Keberagaman ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kondisi sosio-kultural...
Heronimus Heron
13 detik waktu baca

We must prepare for a global recession

Our national economic resilience must also be understood as the accumulation of economic resilience at the micro level. Since resilience at this level is...
Aloysius Gunadi Brata
18 detik waktu baca

Tugu Ngejaman: Sign of Power and Reminder of Time…

Abstract Tugu Ngejaman or Stadsklok is a monument to commemorate a century of the return of Java to the Dutch colonial rule in 1916....
Heronimus Heron
1 menit waktu baca